Berita Bisnis Palembang : DJP Gandeng Rumah Kreatif BTN

188
CINDEPEDIA – Kantor Wilayah Ditjen Pajak Sumatera Selatan dan Bangka Belitung melakukan kerja sama Business Development Services dengan Rumah Kreatif BUMN (RKB) Bank Tabungan Negara (BTN).
Kegiatan ini mengundang sekitar 200 pengusaha UKM dan direamikan langsung Staf Ahli Menteri Keuangan Puspita Wulandari, Direktur Tranformasi Proses Bisnis Hantriono, Branch Manager BTN Palembang Daulat Marpaung, Pimpinan RKB di wilayah Sumsel, serta pimpinan Kementerian Keuangan di Palembang.
Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerjasama Program BDS Ditjen Pajak dengan Rumah Kreatif BUMN tanggal 30 Oktober 2018 yang dihadiri langsung oleh Menteri Keuangan, Menteri BUMN dan Dirjen Pajak di Aula Cakti Buddhi Bakti KP DJP.
Direktur Tranformasi Proses Bisnis Ditjen Pajak Hantriono mengatakan pola kerja sama ini merupakan bentuk sinergi Ditjen Pajak dan Kementerian BUMN dalam mengembangkan UMKM.
Kegiatan ini merupakan program pembinaan dan pengembangan UMKM secara berkesinambungan. Ruang lingkup program ini adalah pembinaan: pencatatan/ pembukuan, manajemen, pemasaran, pengemasan produk, pelayanan pelanggan.
Bentuk programnya seperti forum komunikasi, layanan help desk UMKM, bazaar, seminar, display barang dan study banding. Membuka acara, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pajak Sumselbabel Imam Arifin menjelaskan bahwa kerjasama ini adalah wujud komitmen Ditjen Pajak untuk mendukung dan memfasilitasi UMKM sehingga UMKM bisa meretas dan naik kelas.
Mengawali acara peresmian kerjasama BDS-RKB ini telah diadakan bazaar UMKM di area parkir Gedung Kanwil yang diikuti oleh sekitar 50 pelaku UMKM anggota RKB BTN pada hari Minggu (25/11).
Juga menegaskan bahwa Ditjen Pajak melalui program BDS berusaha membantu pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya sehingga usahanya bisa berkembang dan naik kelas.
Hal tersebut juga disepakati oleh Branch Manager BTN Palembang Daulat Marpaung. Daulat juga menjelaskan bahwa Rumah Kreatif BUMN (RKB) bertujuan untuk membantu pelaku UMKM dengan kredit bunga rendah, aksesibilitas ke pasar, serta pelatihan peningkatan kompetensi.
Daulat berharap pelatihan akuntansi UMKM yang diadakan setelah acara peresmian tersebut dapat melengkapi kemampuan para pelaku UMKM yang hadir.
Pelatihan akuntansi UMKM tersebut disampaikan langsung oleh Setyo Hadi Joko Nugroho, Digital Marketing Analyst Maspion.  Setyo memperkenalkan program pencatatan usaha yang user-friendly, bisa diunduh secara gratis dan dapat digunakan melalui telpon seluler.
“Dengan program yang sederhana dan mudah dipahami ini diharapkan pelaku UMKM dapat membuat laporan secara sederhana tentang usahanya. Dengan laporan keuangan sederhana tersebut Setyo berharap pelaku UMKM bisa lebih mengembangkan usahanya,” katanya. #ren

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.