Dongkrak Penjualan dengan Cicilan Mulai Rp 112 ribu Perhari

45

Cindepedia – para pelaku industri otomotif optimis menyongsong transisi New Normal Life. Karenanya, digelar berbagai promo untuk mendorong penjualan seperti PT Nusa Sarana Citra Bakti (PT NSBC) Kamboja Delaer Resmi Suzuki Thamrin Grup mengelar Spesial Big Deals Gebyar promo Bersama Suzuki Thamrin. Promo ini memberikan cicilan ringan untuk beberapa produk.

Brand Manager PT NSBC dealer Suzuki cabang Kamboja Hadi Wijaya mengatakan, mendorong penjualan pada pertengahan tahun ini pihaknya mengelar promo spesial berupa cicilan ringan.

Untuk carry angsuran Rp 112 ribu per hari. Ertiga anggaran hanya Rp 147 ribu per hari, kemudian  XL 7 angsuran hanya Rp 151 ribu per hari dan Ignis angusuran Rp 112 ribu per harinya.

Baca Juga :   Catat Meter Mandiri atau Bayar Gas Online Selama Status Darurat Covid-19

Tidak hanya itu, sambung dia, setiap pembelian konsumen akan mendapatkan gratis paket aksesoris standar SGA, gratis kaca film solar Gard dan gratis jasa oli dan suku cadang hingga 50 km.

Ia mengatakan, adanya promo ini diharapkan dapat mendorong penjualan. Mengingat promo ini sangat spesial. “Kami optimis penjualan akan meningkatkan pada pertengahan tahun mengingat kondisi pada fase transisi new normal, masyarakat yang sebelumnya menunda membeli kendaraan akan mulai melakukan pembelian,”katanya.

Diakuinya selama dua bulan terakhir  mengalami penurunan hingga 60 persen. Hampir seluruh tipe mengalami penurunan dan yang paling terasa itu pick up.

Baca Juga :   Penerbangan Langsung Palembang-Mekkah, Monatour Targetkan 500 Jamaah

“Produk yang paling berdampak itu pick up mengingat produk paling tinggi Sales di Suzuki adalah pick up,” jelasnya.

Disamping itu, sektor bisnis pun mengalami kendala dan berdampak. Ditambah sektor pembiayaan yang memang lebih selektif untuk mengeluarkan pembiayaan kendaraan . “Mereka lebih selektif,” katanya.

Dikatakannya lebih jauh, pembiayaan lebih memilih konsumen dengan fix income seperti pegawai BUMN, BUMD, ASN walaupun sektor informal dengan DP besar. “Tentu mereka lebih selektif untuk menjaga kualitas kredit disamping mereka juga fokus releksasi kredit kendaraan,”pungkasnya. (Rid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.