Keju Pony Bread Kini Bisa Dipesan di Palembang

637

Cindepedia – Kendati belum memiliki toko produksi di Palembang, oleh-oleh Keju Pony Bread ini tetap bisa dinikmati oleh masyarakat Bumi Sriwijya. Usaha milik ibu rumah tangga ini bahkan terbilang potensial untuk pasar Palembang.

Persisnya, ibu Yessi menceritakan formula pemasaran terkini yang dirinya terapkan sehingga bisa seperti saat ini. “Toko produksi kami masih di Lubuk Linggau, di Palembang kami hanya menempakan reseller, namun pasar Palembang lumayan menarik,” kata ibu dua anak ini.

Meski memiliki toko di Lubuk Linggau, mamun Yessi menyadari betul selera pasar kosumen. Bahkan Keju Pony Bread diciptakan ditengah-tengah meledaknya industri oleh-oleh kekinian milik artis ternama.

“Untuk di Palembang sudah ada tiga reseller, jika stok di reseller ada bisa langsung dibeli konsumen di Palembang. Namun untuk pemesanan dari reseller dilakukan dua hari sebelum waktu pengiriman,” katanya.

Dia mengatakan, untuk produksi per hari dibatasi 100 loyang, sedangkan pengriman untuk reseller di Palembang memakan waktu 6-8 jam karena menggunakan jasa travel. “Pemasaran kami saat ini sudah menjangkau Jambi, Singkut, Lahat, Muara Enim, Curup dan Palembang,” katanya.

Yessi bercerita, dibalik strategi bisnis dengan memperkuat jaringan media sosial, namun dirinya juga sudah merasakan pasang surut dunia usaha. Dirinya bahkan menjalankan pemesanan kue produksi rumahan sejak enam tahun lalu.

Namun, Berkat keseriusannya kini Yessi berhasil membuka sebuah toko bakery sekaligus sebuah cafe. Dari sinilah Yessi berhasil memperkenalkan banyak kreasi kue ataupun roti ke masyarakat, salah satunya adalah keju pony bread.

Meski membuka toko di kota Lubuk Linggau dengan branding Twins Kitchen Cake Shop and Resto, tetapi Keju Pony Bread yang merupakan hasil kreasinya ini, laris manis diburu oleh penggila keju khususnya. Sebab, dibagian atas atau toppingnya dibalut dengan serutan keju premium mengelilingi roti yang bertekstur lembut tersebut.

Tak khayal, pesanan tak hanya datang dari Kota Lubuk Linggau tetapi juga dari berbagai kota di Indonesia. Melalui jasa resellerlah, keju pony bread miliknya makin dikenal dan tentu saja pemesanan kian meningkat.

“Semua saya mulai dari nol, saya rintis dari rumah hingga akhirnya punya toko. Tentu agar bisa bersaing kita harus tampil beda. Walau secara produk yang dijual adalah roti, tapi dari segi rasa dan tanmpilan kami punya kekhasan,” ujarnya.

Seiring dengan perkembangan pembangunan kota Lubuk Linggau dan turut mendukung program visit Lubuk Linggau, dirinya mencoba menghadirkan sebuah produk oleh-oleh kekinian yang bisa diterima semua kalangan masyarakat.

“Awalnya saya hanya fokus pemasaran di Lubuk Linggau saja, tapi karena kita lihat responnya bagus akhirnya punya rencana buat ekspansi ke Palembang. Dan kita berharap ini juga bisa nantinya diterima di Palembang. Untuk pemasaran kita memanfaatkan media sosial Instagram dan FB bagi konsumen di luar Sumsel,” jelasnya.

Kini Yessi telah memiki puluhan rekanan atau reseller yang membantunya memasarkan produk keju pony bread. Keju Pony Bread kata Yessi memiliki beragam varian, mulai dari Keju, Coklat, Blueberry, Moccacino, Oreo dan dapat pula mix dua rasa sesuai selera. Harga yang ditawarkan relatif terjangkau, hanya Rp 65 ribu perloyang.

“Bagi saya, dalam memulai usaha harus siap untung dan rugi serta harus tampil beda dengan cita rasa yang kuat. Bisnis apa saja bisa jadi peluang kita termasuk yang tengah tren saat ini yakni, bisnis oleh-oleh kekinian,” katanya.

Dikatakan dia, kini kue keju pony bread jadi oleh-oleh kekinian dari Lubuk Linggau. Kami berharap bisa semakin luas dikenal dan dinikmati oleh masyarakat,” tutupnya. (win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.