Kenalkan Tanaman Herbal, SKK Migas Gandeng Media Field Trip

59
SKK Migas Media Trip Kenalkan Tanaman Herbal

Palembang, Cinde Pedia – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Sumsel bersama bersama Forum Jurnalis Migas (FJM) Sumsel dan media kontributor nasional Sumsel melaksanakan Media Field Trip di dua tempat yaitu PT Pertamina EP Asset 2 Limau dan PT Medco E dan P Indonesia Rimau/kaji, Selasa (1/10/2019).

Spesialis Dukungan Bisnis SKK Migas Sumsel, Setyanyo Prahoro menjelaskan, untuk kunjungan ke PT Medco E dan P Indonesia Rimau/kaji, SKK Migas mengajak media mengunjungi mitra binaan yang mengelola tanaman herbal tepatnya di Jalan Palembang-Jambi KM 76 Desa Gajah Mati Dusun IV Kecamatan Babat Supat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) teapot. Salah satu binaan dari PT Medco E & P Indonesia-Rimau Asset yaitu Kelompok Program Toga (Tanaman obat keluarga) Kenanga atau KWT Kenanga tersebut dinilai dapat mengangkat perekonomian masyarakat.

“Kegiatan ini semata-mata sebagai bentuk silaturahmi, sekaligus untuk memperkenalkan mitra binaan dari PT Medco E & P Indonesia yang ada di Muba. Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan Wawasan dari pelaku-pelaku kegiatan hulu migas dengan jurnalis di wilayah Provinsi Sumsel,” ujarnya sembari mengatakan, kegiatan tersebut juga sebagai pembukaan media kompetisi menulis bagi wartawan dan media yang mengikuti media field trip ke dua tempat tersebut.

Diharapkannya, para jurnalis yang mengikuti kegiatan tersebut bisa mendapatkan manfaat mengenai kegiatan hulu migas yang ada sekitar wilayah Desa Gajah Mati khususnya mitra binaan dari PT Medco E & P Indonesia yaitu Kelompok Program Toga (Tanaman obat keluarga) Kenanga atau KWT Kenanga.

Sementara itu Ketua KWT Kenangan, Yesi Lusmita mengatakan, KWT Kenangan hadir sejak tahun 2011 namun mulai aktif sejak 2012 hingga sekarang. Di KWT Kenangan selain terdapat tanaman obat juga terdapat berbagai fasilitas seperti Pondok Herbal yang melayani theraphy konsulsati serta menyediakan obat dan jamu herbal, berbagai macam snack dan makanan herbal serta minuman herbal.

“Kita juga ada Koperasi Wanita Herbal Bersatu yang dikelola oleh ibu-ibu KWT Kenangan. Kemudian fasilitas saung kenanga yang dipergunakan ibu-ibu untuk melakukan kegiatan keterampilan membuat kerajinan dari barang-barang bekas hingga belajar terapis kesehatan,” ungkapnya

Sedangkan Kades Gajah Mati, Surianak mengapresiasi kegiatan yang digelar SKK Migas untuk mengunjungi mitra binaan PT Medco E & P Indonesia. “Sejak adanya KWT Kenanga dapat mengangkat perekonomian masyarakat terutama seputar obat herbal yang sangat dibutuhkan masyarakat. Minimal ibu-ibu atau masyarakat yang membutuhkan obat herbal tidak perlu jauh-jauh untuk membelinya cukup memanfatkan tumbuhan yang ada dipekarangan yang memiliki nilai manfaat untuk kesehatan sehingga dana untuk membeli obat dapat ditekan,” ujarnya. (KoranSN/int)