Miris, Kisah 75% Pedagang Batu Akik Pasar Cinde Gulung Tikar

533

Cindepedia – Sering dikunjungi wisatawan asing mancanegara, lantas tidak membuat sentra kerajinan batu akik di Pasar Cinde ini tampak rapi, bekas lapak yang tinggalkan terbengkalai begitu saja.

Hampir 75 persen pedagang batu akik di sini kabur alias gulung tikar. Taktis 200 lebih pedagang yang dulunya ada, kini hanya tinggal sekitar 50 pedagang saja.

Apa harapan pelaku usaha ini? Pemilik Perdamaian Gamestone Niko dijumpai di lokasi menuturkan hanya ingin diperhatikan pemerintah.

Menurutnya, jelang Asian Games harusnya ada perhatian pemerintah menata industri kreatif yang juga pelaku UKM ini. Sebab, para turis asing masih banyak yang mengunjungi pengerajin di sini.

“Untuk menembus sampati pemerintah itu sulit Mas, jangankan untuk bisa digandeng memeriahkan Asian Games. Dirapikan agar bisa menjadi destinasi yang layak bagi para bule mancanegara, sangat sulit,” kata Niko.

Tampak dari luar pasar batu akik Cinde ini dari tidak representatif. Padalah selalu ada para turis asing yang mencari batu akik di sini.

Omset kurang lebih berkurang 50 persen dari yang saat booming, batu akik ini masih banyak dicari, namun perlu dukungan dari pemerintah, sebab di daerah lain sudah tidak ada lagi sentra batu akik ini, hanya Palembang yang tersisa.

“Peran pemerintah sangat diperlukan disini, sentra batu akik di Palembang inilah sebenarnya yang masih bertahan dan dicari oleh para peminat dari berbagai daerah dan negara lain,” kata Niko.

Niko bahkan bisa pastikan di kota-kota lain hampir tidak ada lagi pelapak yang seperti mereka, jika pun ada itupun adanya dipertokoan. Di lokasi ini pun 100 persen adalah pedagang dan pengerajin lokal Palembang.

“Pemerintah bisa bangun pendestrian yang baik di trotoar depan kita ini, seharunya juga bisa merapikan tempat ini sehingga memiliki daya beli yang baik, terutama kalau ada orang dari dari negara lain yang masuk, tidak khawatir lagi beli batu akik di sini,” kata Niko. (win)

BAGIKAN