Pertamina Jamin Ketersedian BBM dan LPJ Selama Idul Fitri

22

Cindepedia  – Pertamina menjamin stok bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji selama Ramadhan dan Idul Fitri aman.

Melalui Tim satuan tugas Ramadhan – Idul Fitri – Covid 19 (Satgas Rafico) 2020 yang telah bekerja sejak 8 April lalu hingga 8 Juni nanti, Pertamina memastikan kalau kebutuhan masyarakat untuk BBM dan Elpiji terpenuhi dengan tetal mengedepanka standar protokol kesehatan dalam menjalankan tugas ditengah pendemi Covid-19 yang masih terjadi.

Region Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Sumbagsel, Rifky Rakhman Yusuf mengatakan, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung dan Lampung dalam keadaan aman.

Seluruh agen peyalur tetap disiagakan agar dapat terus melayani kebutuhan masyarakat. Selain itu, Pertamina Delivery Service (PDS) pun hadir guna memudahkan masyarakat untuk mendapatkan BBM dan LPG dengan tetap di rumah saja.

“Segala upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan BBM dan LPG terus dilaksanakan. Produksi dari kilang Pertamina Refinery Unit (RU) III Plaju hingga pendistribusian produk BBM dan LPG ke 5 propinsi di wilayah Sumbagsel kami pastikan dalam keadaan aman.  Pertamina juga berharap, masyarakat tetap mengikuti himbauan pemerintah untuk di rumah saja dan memanfaatkan layanan Pertamina Delivery Service (PDS) melalui Pertamina Call Center 135 atau whatsapp 08111350135,” ungkapnya melalui rilis  pada detiksumsel.com, Senin (18/05).

Baca Juga  Berikan Layanan Antar BBM dan LPG ke Rumah, Hubungi Contact Center 135

Bila dibandingkan tahun lalu, tingkat konsumsi saat ini menjelang lebaran justru mengalami penurunan yang signifikan baik untuk konsumsi BBM dan LPG.

“Seperti halnya produk Gasoline (Perta series), rata-rata konsumsi dari bulan April hingga Mei 2020 jika dibanding merata kondisi normal, produk-produk ini mengalami penurunan mencapai rata-rata di wilayah Sumbagsel yaitu 22,6 persen dengan penurunan tertinggi terjadi di Sumatera Selatan. Hal yang sama juga terjadi pada produk-produk Gasoil (Dex series) yang juga mengalami penurunan pada bulan yang sama mencapai 13,2 persen, dengan penurunan konsj.si tertingo terjadi diwilayab Bangka Belitung,” jelas Rifky.

Sedangkan anjuran untuk di rumah saja, turut mendukung perubahan pola konsumsi LPG di masyarakat.  Meningkatnya konsumsi LPG PSO mencapai 4.1% terhadap konsumsi normal, LPG Non PSO rumah tangga naik 1,8%, namun konsumsi LPG Non PSO Non rumah tangga turun drastis hingga 40.6%.

Baca Juga  Maknai Hari Kartini dengan Memberikan Bantuan Bagi Warga yang Membutuhkan

Khusus Sumatera Selatan keadaannya tidak jauh berbeda BBM, baik produk Gasoline dan Gasoil mengalami penurunan. Rata-rata konsumsi produk gasoline di Bulan April dan Mei dibandingkan kondisi normal di Sumatera Selatan mengalami penurunan hingga 24,1 persen, sedangkan gasoil turun12,7 persen.

Tren yang sama juga terjadi terhadap LPG, untuk LPG PSO 3 Kg meningkat sekitar 3,9 persen dan LPG NPSO rumah tangga juga meningkat sekitar 3,8 persen. Sedangkan untuk LPG NPSO non rumah tangga turun mencapai 48,6 persen.

“Dengan kondisi saat ini, Pertamina mengajak seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi semua himbauan pemerintah guna mempercepat pemutusan rantai penyebaran virus Covid-19, dan pihaknya meminta dukungan dari masyaramat agar pertamina dapat terus menjalankab amanah dalam mengantarkan  energi untuk negeri,”tutupnya. (rid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.