Tarik Sisa Hidangan Pesta, Hotel Aryaduta Dilaporkan ke Pihak Berwajib

240
Hotel Aryaduta

Palembang, Cindepedia – Merasa dirugikan sebesar Rp.75.000.000.00,- serta di permalukan oleh managemen Hotel Aryaduta Palembang, Rita Bayani didampingi kuasa hukumnya Advokad M Gustriyan SH dari kantor hukum Darmadi Jufri SH mengajukan gugatan pada PN Klas 1 A Khusus Palembang, Senin (15/07).

Sidang gugatan dipimpin langsung oleh ketua majelis Hakim Abu Hanifa SH pada PN Klas 1 A khusus Palembang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

Menurut Rita melalui kuasa hukumnya Gustrian SH bahwa gugatan tersebut dilayangkan kepada Aryaduta Palembang bermula saat Rita memakai fasilitas Hotel Aryaduta Palembang untuk acara pernikahan anaknya Venty dan Angga pada 6 Oktober 2018 lalu dengan total kontrak 340 juta lebih.

Baca Juga  Hotel Diharapkan Mengeliat Kembali di New Normal

Dalam hal ini, Penggugat dinilai membuat kerugian atas tergugat lantaran Makanan atau hidangan pesta yang disajikan diduga kuat oleh hotel bintang 5 ini usai disajikan sisa makanan pesta yang tak termakan malah di tarik oleh pihak catering hotel dan tidak ada konfirmasi ke pihak penggugat yang berkeinginan membawa pulang sisa makanan yang tentunya sudah mereka bayar dalam kontrak tersebut didukung dengan rekaman CCTV Hotel.

“Klien kami sudah melayangkan komplain pada managemen sebanyak 2 kali, namun tidak ada titik terang sehingga klien kami sangat merasa dirugikan dalam hal ini,” Terang Gustrian.

Terkait Gugatan tersebut, Pihak Hotel Aryaduta Palembang Yossi selaku Public Relationship saat dihubungi Detik Sumsel mengaku belum bisa menjawab banyak terkait masalah tersebut dan akan di koordinasikan terlebih dahulu dengan kuasa hukum mereka.

Baca Juga  Hotel Diharapkan Mengeliat Kembali di New Normal

Sedangkan Kuasa hukum Hotel Aryaduta Palembang, Advokad Arthur Panjaitan SH melalalui telfon seluler menegaskan apa yang disampaikan tergugat dinilai terlalu mengada-ada dan terkesan mencari pembenaran sepihak,”Klien kami menagih sisa hutang yang belum dibayarkan mencapai Rp12 jutaan, Kita sudah layangkan tiga kali somasi kali terakhir kita terima pembayaran sebesar Rp36 jutaan. Besok kita akan hadirkan saksi-saksi dari kita,” terang Arthur singkat. (ds/int)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.