Usaha Ritel Paling Terdampak dengan Penurunan Hampir 80 Persen

122
Bendahara Asosiasi pengusaha retail Indonesia DPD Sumsel, Arvan (maya/detiksumsel.com)
Bendahara Asosiasi pengusaha retail Indonesia DPD Sumsel, Arvan (maya/detiksumsel.com)

Cindepedia – Sejak satu bulan terakhir hampir seluruh usaha ritel mengalami penurunan yang sangat drastis.

Bendahara Asosiasi pengusaha retail Indonesia DPD Sumsel, Arvan mengatakan, kondisi retail pasca virus Corona ini sangat sepi. Untuk itu, pelaku usaha retail melakukan penyesuaian biaya. “Penurunan ini sangat drastis hingga capai 80 persen,” ungkapnya, Senin (06/04).

Untuk itulah dilakukan penyesuaian seperti mengatur jam buka tutup toko, meliburkan karyawan dan tindakan efisien.

“Bukan merumahkan tetapi karyawan bekerja menggunakan sistem shift dan disesuaikan dengan yang kondisi yang ada dengan biaya yang harus dikeluarkan,” katanya.

Ia mencontohkan, yang tutup seperti pusat permainan anak, bioskop atau tempat hiburan lainnya . “Yang tutup itu kebanyakan memang Karyawan di bawah 25 orang,” jelasnya.

“Tapi yang pasti mereka belum merumuskan dan merumahkan karyawan. Mereka masih berharap pada kondisi ramadhan yang biasa menjadi lonjakan penjualan. Sekarang masih menunggu. Semoga kondisi cepat kembali normal, kasihan banyak mereka yang kesulitan,” harapnya. (Rid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.